Pesisir Berseri di Pantai Amed Desa Purwekerti Kecamatan Abang Karangasem

Rabu, 14 Desember 2016


Foto: I Wayan Artha Dipa Wakil Bupati Kabupaten Karangasem (tengah) didampingi I Made Sudarsana Kepala Bidang PKPM Dinas kelautan dan Perikanan Provinsi Bali (kiri) dalam acara “Pesisir Berseri” di Desa Purwakerti Kecamatan Abang Karangasem kamis (8/12).

Jelang peringatan Hari Nusantara,13 Desember mendatang,Dinas Kelautan dan  Perikanan Provinsi Bali mengisinya dengan beragam kegiatan yang berkaitan dengan kelautan yaitu “Pesisir Berseri” kegiatannya Pengolahan sampah dengan melibatkan ibu-ibu PKK dan Karang Taruna berjumlah 40 peserta,dilanjutkan dengan bersih sampah plastik di pesisir pantai Amed, Desa Purwakerti,kecamatan Abang,Karangasem,Kamis (8/12). Selain bersih sampah di pesisir,dinas Perikanan juga melibatkan 40 orang penyelam untuk melakukan aksi bersih sampah di dasar laut,serta penaman pohon kelap. Aksi bersih di pesisir ini juga dihadiri wakil bupati Karangasem,I Wayan Artha Dipa. Selain melibatkan jajaran SKPD,aksi Pesisir Bersih,Sehat,Lestari (Berseri) juga melibatkan para siswa SD,masyarakat desa Purwakerti.

 Kabid PKPM (Pengawasan Kelautan dan Pemberdayaan Masyarakat) pada Dinas Kelautan dan  Perikanan Pemprov Bali, Ir. Made Sudarsana, M.Si mengatakan, program pesisir Berseri ini untuk mengajak masyarakat peduli terhadap lingkungan terutama di pantai. Selain itu,pihaknya pun memberikan pelatihan pengelolaan sampah kepada masyarakat pesisir dengan peserta 300 Orang dari masyarakat juga anak-anak Sekolah Dasar ibu-ibu PKK dan Karang Taruna Desa Purwakerti Amed. Dikatakan,pembersihan Pesisir Berseri dilakukan ditiga tempat diantaranya pembersihan sampah di pinggir pantai,permukaan air laut dengan melibatkan kelompok masyarakat dengan armada jukung, serta di dasar laut dengan menerjunkan 40 diver. “Dipantai kita bersihkan sepanjang pantai dari Amed sampai Jemuluk dengan melibatkan Pemkab Karangasem,”

Disampaikan,dari Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Bali sendiri telah masuk ke Jemuluk sejak tahun 1993 yang diawali dengan surviey pada tahun 1990 an. Saat itu menunjukan,disepanjang pantai Amed-Jemeluk ini hanya ada sebagian kecil karang alami,sedangkan yang lainya hanya pasir. Secara fisik,pantai Amed-Jemuluk sangat cantik sehingga pihaknya pun membuat terumbu karang buatan untuk menarik ikan. “Awalnya hanya untuk mendatangkan ikan,sampai saat ini apa yang kami lakukan cukup berhasil,itu terlihat dari wisatawan sekarang mulai banyak,hotel-hotel juga sudah berdiri,” ujar Sudarsana.

Sudarsana juga mengatakan,selain melakukan aksi bersih di tiga tempat,Pesisir Berseri juga melakukan penanaman pohon kelapa di obyek wisata Jemeluk. Hari Nusantara sendiri nantinya akan diperingati pada 13 Desember nanti.

 Sedangkan wakil bupati Karangasem,I Wayan Artha Dipa yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan,penyelamatan pantai memang harus sudah dilakukan. Pihaknya pun mengatakan,dalam tata ruang kedepan nanti,pihaknya juga telah merancang di sepanjang pantai ada pembatasan berupa jalan di pinggir pantai untuk pejalan kaki di sepanjang pantai. “Tepi pantai nanti kita buatkan jalan,minimal 6 meterlah,untuk memberikan akses kepada public,”

Kebersihan pantai kata wakil Bupati Artha Dipa memang harus dijaga tidak saja oleh pemerintah,namun oleh masyarakat sekitar. Sehingga kebersihan pantai akan membuat nyaman masyarakat berekreasi kepantai. Apalagi Karangasem,87 kilometer panjang pantai yang dimiliki Karangasem sebagian besar merupakan kawasan pariwisata. “Jika itu sudah kawasan pariwisata bukan saja tanggungjawab pemerintah,tetapi masyarakat,dan pelaku pariwisata namun tanggungjawab bersama,” 

 Pihaknya pun mengucapkan banyak terimakasih kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Bali yang menggelar kegiatan bersih pesisir. Diharapkan, Pesisir Berseri bisa mengedukasi masyarakat agar masyarakat tidak cuek ataupun sekedar menerima tetapi bisa bersama-sama menjaga pesisir ini bermanfaat bagi kita semua. “Kalau sudah seperti itu,melihat pantai bersih tentu akan menarik para wisatawan,” ujar Artha Dipa.(putuS) 

Informasi