Pertemuan Penyelengaraan Forum Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) Direktorat Jendral Perikanan Budidaya Tahun 2017

Rabu, 30 Agustus 2017

Foto: Ir. Made Dwi Wirya Astawa, M.Agb (kanan) Sekretaris, mewakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali membuka Acara Pertemuan Penyelengaraan Forum Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) Direktorat Jendral Perikanan Budidaya Tahun 2017 didampingi Ir. Ni Ketut Astari, M.Si (kiri) Kepala Seksi Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali di Baris Room Hotel Inna Grand Bali Beach Jalan Hang Tuah Sanur Denpasar Bali, Selasa (29/8).

Pertemuan Penyelengaraan Forum Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) Direktorat Jendral Perikanan Budidaya Tahun 2017

Pertemuan ini di Hadiri oleh Kepala Dinas yang membidangi Kelautan dan Perikanan dan Pembina, Penyuluh pendamping, Kelompok calon penerima Kabupaten/Kota se- Bali dengan jumlah peserta 30 Orang dan mendatangkan Nara sumber dari Pusat dan Daerah. Pusat dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI yaitu Andi Artha Doni Oktopura, ST,MT,Eng Kepala Bagian Program Direktur Jendral Perikanan Budidaya KKP RI dan Daerah  I Ketut Purianta, S.Pi, M.Si Kepala UPT Pembenihan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali.

Ir. Made Dwi Wirya Astawa, M.Agb Sekretaris Dinas Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, membacakan sambutan Kepala Dinas; Kegiatan ini merupakan kegiatan Kementrerian Kelautan dan Perikanan dalam upaya untuk “Menanggulangi kemiskinan melalui upaya peningkatan pendapatan masyarakat pembudidaya” untuk tercapainya tujuan pembangunan perikanan yaitu Meningkatkan produksi perikanan budidaya sehingga Indakator Kinerja Provinsi Bali Tahun 2017 sebanyak 122.037,93 ton dapat tercapai.

Pelaksanaan BLM Tahun 2017 dari Ditjen Perikanan Budidaya Tahun 2017 di Provinsi bali terdiri dari:

1.    Bantuan sarana Budidaya pada kelompok Pembudidayqa Ikan untuk Kabupaten Bdung, Tabanan, Gianyar sebanyak 20 paket yaitu: Badung 7 paket, Tabanan 6 paket, dan Gianyar 7 paket.

2.    Bantuan Gerakan Pakan Ikan Mandiri untuk Kabupaten Bangli 1 paket.

Bantuan ini dimaksudkan sebagai stimulan sehingga diharapkan kelompok yang menerima bantuan ini dapat mengetuk tularkan kegiatan ini kepada kelompok lain yang ada disekitarnya.

Cara Budidaya Ikan yang baik berdasarkan KepMenKP Tahun 2007 nomor: Kep.2/Men/2007, harus memperhatikan persyaratan Keamanan Pangan. Keamanan Pangan ini dimaksud untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia. Kedepan hal ini harus menjadi perhatian utama untuk pembudidaya ikan sehingga produk yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi.

Perkembangan kelompok sampai saat ini 100 kelompok pembudidaya, perusahaan dan perorangan yang telah memiliki Sertifikat CBIB (Cara Budidaya Ikan yang Baik). Kedepan diharapkan ada beberapa kelompok pembudidaya yang mengurus sertifikat CBIBnya.

Dengan terbitnya UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah ada beberapa kewenangan daerah yang menjadi kewenangan Provinsi, terutama pemanfaatan laut untuk usaha Budidaya, harus sesuai dengan RZWP3K Provinsi. Sedangkan yang masih menjadi kewenangan Daerah Kab/Kota yaitu untuk penerbitan IUP yang usahanya di daerah kab/kota serta pemberdayaan usaha kecil pembudidayaan ikan dan pengelolaanya, demikian sambutanya.(putuS)

Denpasar, 30 Agustus 2017

Pranata Humas Penyelia Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Bali

Informasi